Bulog Magelang Serap 62.690 Ton Gabah dan Beras, Jaga Stok Aman Jelang Ramadan hingga Lebaran

Ekonomi

Bulog Sub Divre Magelang menargetkan penyerapan gabah dan beras sebanyak 62.690 ton pada periode menjelang Ramadan hingga Lebaran 2026. Langkah strategis ini diambil untuk memastikan ketersediaan stok pangan nasional tetap stabil, terutama di tengah potensi lonjakan permintaan selama bulan suci dan hari raya Idulfitri.

Kepala Bulog Magelang menyatakan bahwa serapan tersebut tidak hanya bertujuan untuk menjaga harga di tingkat petani, tetapi juga untuk mencegah gejolak pasar akibat kelangkaan pasokan. “Kami berkoordinasi erat dengan dinas pertanian setempat serta kelompok tani agar proses penyerapan berjalan lancar dan tepat sasaran,” ujarnya.

Penyerapan dilakukan secara langsung dari petani melalui mekanisme pembelian gabah kering panen (GKP) maupun beras kualitas medium. Harga yang ditawarkan mengacu pada Harga Pembelian Pemerintah (HPP), sehingga memberikan kepastian ekonomi bagi para petani lokal. Selain itu, gudang-gudang Bulog di wilayah Magelang dan sekitarnya telah disiapkan untuk menampung hasil serapan dengan standar penyimpanan yang aman dan higienis.

Langkah proaktif Bulog ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk pelaku usaha dan masyarakat, karena turut menjaga stabilitas harga sembako. Dengan stok yang mencukupi, diharapkan masyarakat dapat menjalani Ramadan dan merayakan Lebaran tanpa khawatir akan kenaikan harga beras yang signifikan.

Untuk informasi lebih lanjut seputar kebijakan pangan nasional dan perkembangan terkini, kunjungi Joker11.